Pekanbaru,Riauline.com — Riuh tepuk tangan dan sorak kemenangan menggema di Danau Cincin Papanggo Regatta Course, Jakarta Utara. Di atas permukaan air yang berkilau di bawah terik matahari, para atlet dayung muda asal Riau melaju dengan penuh tenaga dan semangat. Hasilnya luar biasa, mereka berhasil membawa pulang tiga medali emas dan dua medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII Tahun 2025.
Ajang bergengsi antar pelajar yang digelar sejak 2 hingga 9 November 2025 itu menjadi panggung pembuktian bagi generasi muda Riau. Mereka menunjukkan bahwa kerja keras, disiplin, dan tekad kuat bisa mengantarkan siapa pun menuju puncak prestasi.
Sebelum mencatat sejarah di POPNAS, tim dayung Riau juga sudah menunjukkan taringnya pada Jakarta International Dragon Boat Festival yang digelar 5 Juli 2025 lalu. Saat itu, para atlet binaan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Riau juga sukses mempersembahkan medali emas. Capaian itu seolah menjadi pemanasan menuju prestasi yang lebih besar di POPNAS XVII.
Ketua PODSI Riau, Dodi Irawan, S.Hi, tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Ia menyebut kemenangan ini sebagai buah dari latihan panjang dan semangat pantang menyerah para atlet muda. “Alhamdulillah, Riau berhasil meraih tiga emas dan dua perak. Selamat untuk seluruh atlet yang sudah berjuang membawa kebanggaan bagi daerah,” ujar Dodi, Minggu (9/11/2025).
Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPRD Riau itu menegaskan, kemenangan ini bukan semata hasil kekuatan fisik, tetapi juga doa dan dukungan dari orang tua serta masyarakat Riau. “Medali ini kami persembahkan untuk rakyat Riau. Ini bukti bahwa anak-anak kita mampu bersaing di level nasional,” tambahnya dengan mata berbinar.
Di balik sorotan kamera dan gemuruh sorak kemenangan, ada peluh dan perjuangan panjang yang tidak banyak orang tahu. Setiap pagi, para atlet berlatih di perairan Riau, menantang ombak dan dinginnya embun pagi. Disiplin menjadi bagian dari keseharian mereka, sementara semangat juang menjadi bahan bakar yang tak pernah padam.
Agus Triono, Sekretaris Umum PODSI Riau, turut memberikan apresiasi atas dedikasi anak-anak muda ini. “Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Semoga menjadi motivasi bagi generasi berikutnya untuk terus berprestasi,” ujarnya singkat namun penuh makna.
Nada serupa datang dari Sesmardi, Wakil Sekretaris PODSI Riau, yang menilai hasil ini sebagai bukti kekuatan tim dan kerja sama pelatih. “Tiga emas dan dua perak bukan hal mudah. Anak-anak sudah berjuang maksimal, dan pelatih telah bekerja keras membina mereka. Terima kasih untuk semua pihak yang terlibat,” katanya.
Tiga medali emas Riau disumbangkan oleh Divo Joandesta Aurel di nomor MK1, duet Nor Aznil Fairus & Divo Joandesta Aurel di MK2, serta pasangan Rahmay Sintia & Meysi Rianti di 3WC2. Sementara medali perak diraih Meysi Rianti (WC1) dan Risfala Alfa Redo (MC1). Mereka bersaing ketat melawan kontingen kuat seperti Jambi, Jawa Barat, Kalimantan Timur, dan DKI Jakarta.
Dengan hasil gemilang ini, cabang olahraga dayung kembali menjadi salah satu penyumbang prestasi terbesar bagi Provinsi Riau di ajang POPNAS XVII. Bagi anak-anak muda yang berjuang di atas perahu itu, kemenangan bukan hanya tentang medali, tapi tentang membuktikan bahwa semangat juang dan kerja keras mampu mengangkat nama daerah mereka, dari tepian Sungai Siak hingga ke panggung nasional.
Komentar Anda :