Puluhan Siswa Diduga Keracunan Usai Santap MBG, 40 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit
Kamis, 13-08-2026 - 20:30:30 WIB | Alfis
 |
| Puluhan siswa SDN 013 dan SDN 015 Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai menjalani perawatan di RSUD Dumai, diduga mengalami keracunansetekah menyantap MBG. |
Dumai,Riauline.com — Suasana di sejumlah ruang kelas SDN 013 dan SDN 015 Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Kamis (13/8/2026), mendadak berubah. Puluhan siswa yang sebelumnya mengikuti kegiatan belajar mengajar mulai mengeluhkan sakit perut, mual hingga pusing setelah menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG).
Keluhan tersebut membuat pihak sekolah bergerak cepat. Para siswa yang mengalami gejala kemudian dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis. Tim PSC 119 Kota Dumai bersama tenaga kesehatan dan pengemudi ambulans turut bergerak memberikan penanganan serta membawa para siswa ke RSUD dr Suhatman Kota Dumai.
Di rumah sakit, jumlah pasien yang mendapatkan perawatan mencapai 40 orang. Mereka terdiri dari 39 siswa dan seorang guru. Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 siswa berasal dari SDN 013, sementara tiga siswa lainnya merupakan peserta didik SDN 015.
Satu per satu siswa menjalani pemeriksaan medis untuk memastikan kondisi kesehatan mereka. Beberapa di antaranya bahkan sempat mendapatkan pemasangan infus karena mengalami keluhan setelah mengonsumsi makanan MBG tersebut.
Direktur RSUD dr Suhatman Kota Dumai, dr Eka Viora Effendi, mengatakan sebagian besar pasien telah diperbolehkan pulang setelah menjalani pemeriksaan kesehatan. Petugas medis juga mengambil sampel darah untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium.
"Para siswa mengeluhkan sejumlah gejala, di antaranya sakit perut, mual dan pusing. Semua sudah pulang kecuali satu yang masih observasi," terang dr Eka.
Namun, satu siswa masih harus menjalani observasi di rumah sakit karena mengalami demam. Tim medis terus memantau kondisinya sekaligus melakukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan tidak ada gangguan kesehatan yang lebih serius.
Menu MBG yang dikonsumsi para siswa diketahui terdiri dari bakso, nasi putih, sayur wortel dan kol, tempe serta buah jeruk. Makanan tersebut berasal dari dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Gajah Mada Kota Dumai.
Meski muncul dugaan keracunan, penyebab pasti keluhan kesehatan yang dialami para siswa hingga kini belum dapat dipastikan. Pemeriksaan laboratorium terhadap sampel yang telah diambil menjadi bagian penting untuk mengungkap apakah keluhan tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi.
Di tengah kepanikan tersebut, kesigapan PSC 119, tenaga medis dan para pengemudi ambulans menjadi bagian penting dalam memastikan para siswa segera mendapatkan pertolongan. Pihak terkait kini masih melakukan penelusuran dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium guna memastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan setelah para siswa menyantap menu MBG.
Komentar Anda :