Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Benteng Keluarga di Tengah Badai Digital, JMSI Bengkalis dan Komnas PA Ajak Orang Tua Selamatkan Generasi Muda
Minggu, 08-11-2026 - 10:46:28 WIB | Alfis
Ketua Komnas PA Bengkalis Feni Wulandari,S.Psi memberikan edukasi kepada peserta dalam kegiatan sosialisasi dan edukasi bertema “Benteng Keluarga di Era Digital”, yang dipusatkan di Sekretariat Komnas PA Kabupaten Bengkalis, Kota Duri, Kecamatan Mand
TERKAIT:
   
 

Bengkalis,Riauline.com – Di tengah derasnya arus perkembangan teknologi, keluarga memiliki peran yang semakin penting dalam menjaga anak-anak dari berbagai ancaman dunia digital. Gadget, internet, dan media sosial memang membuka ruang belajar yang luas, tetapi di balik kemudahan tersebut tersimpan berbagai risiko yang dapat memengaruhi tumbuh kembang serta masa depan generasi muda.


Kesadaran inilah yang menjadi perhatian Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Bengkalis bersama Komnas Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Bengkalis melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi bertema “Benteng Keluarga di Era Digital”, yang dipusatkan di Sekretariat Komnas PA Kabupaten Bengkalis, Kota Duri, Kecamatan Mandau, Minggu (8/11/2026).


Kegiatan ini bukan sekadar forum sosialisasi, melainkan sebuah ajakan untuk membangun kesadaran bersama bahwa perlindungan anak tidak cukup hanya dilakukan melalui aturan dan larangan. Lebih dari itu, anak membutuhkan kehadiran orang tua, perhatian, komunikasi, serta pendampingan dalam setiap tahapan kehidupannya, termasuk ketika mereka bersentuhan dengan dunia digital.


Sekretaris JMSI Kabupaten Bengkalis, Mohammad Fiza, mengatakan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dan utama dalam melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif. Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi harus diimbangi dengan kemampuan orang tua dalam memahami perubahan zaman agar tidak kehilangan peran dalam mendidik dan mengawasi anak.


Ia mengakui, gadget dan media sosial kini telah menjadi bagian yang sulit dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan teknologi tanpa pengawasan dan pendampingan yang tepat berpotensi membawa dampak negatif terhadap perkembangan mental, perilaku, hingga pembentukan karakter anak.


“Kita menyadari bahwa gadget dan media sosial sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, tanpa pendampingan yang tepat, teknologi juga dapat membawa dampak negatif bagi tumbuh kembang anak,” ujar Fiza.



Menurutnya, ibu dan orang tua pada umumnya memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan anak tidak hanya mengenal teknologi, tetapi juga memahami batasan dan risiko dalam penggunaannya. Penanaman nilai moral, membangun komunikasi terbuka, serta mengajarkan etika bermedia sosial menjadi bagian penting dalam membentuk karakter anak di tengah kemajuan zaman.


“Karena itu, keluarga harus menjadi benteng pertama dalam melindungi anak. Ibu bukan hanya mendampingi anak mengenal teknologi, tetapi juga menanamkan nilai-nilai moral, membangun komunikasi, serta mengajarkan anak agar bijak dan cerdas dalam bermedia sosial,” tegasnya.


Sebagai organisasi perusahaan media, JMSI Kabupaten Bengkalis juga memandang bahwa tanggung jawab menciptakan ruang digital yang sehat bukan hanya berada di tangan keluarga. Organisasi media memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, menyebarkan informasi yang benar, serta membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya penggunaan media secara sehat, aman, dan bertanggung jawab.


Fiza berharap, kolaborasi antara JMSI dan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Ia menginginkan sinergi ini terus berkembang melalui berbagai program edukasi yang menyentuh masyarakat secara lebih luas, sehingga perlindungan anak menjadi gerakan bersama, bukan sekadar wacana.


“Kami berharap kolaborasi JMSI dan Komnas Perlindungan Anak Kabupaten Bengkalis ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus berlanjut dalam berbagai kegiatan positif demi melindungi generasi penerus bangsa,” ungkapnya. 


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komnas PA Kabupaten Bengkalis atas sinergi yang terbangun serta Pemerintah Kabupaten Bengkalis atas dukungan dana hibah sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana. Secara khusus, apresiasi disampaikan kepada Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, atas dukungannya terhadap kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kegiatan edukasi tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni advokat Muhammad Rio, SH, dan Ketua Komnas PA Kabupaten Bengkalis, Peni Wulandari. Kehadiran kedua narasumber diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pentingnya perlindungan anak, baik dari aspek hukum maupun pendampingan dalam kehidupan keluarga di era digital.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penasehat JMSI Bengkalis Alfisnardo, Ketua JMSI Bengkalis Bambang Gusfryadi, Sekretaris Mohammad Fiza, serta jajaran pengurus lainnya, di antaranya Darmayanto, Dahari, dan Eru Kurniawan. 


Melalui kegiatan ini, JMSI Bengkalis berharap semakin tumbuh kesadaran masyarakat bahwa melindungi anak di era digital merupakan tanggung jawab bersama. Sebab, di tengah dunia yang semakin terhubung, keluarga tetap menjadi tempat pertama anak belajar tentang nilai kehidupan, sementara pendampingan dan kasih sayang orang tua menjadi benteng terkuat untuk membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, dan mampu memanfaatkan teknologi secara positif.


 




 
Berita Lainnya :
  • Benteng Keluarga di Tengah Badai Digital, JMSI Bengkalis dan Komnas PA Ajak Orang Tua Selamatkan Generasi Muda
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Benteng Keluarga di Tengah Badai Digital, JMSI Bengkalis dan Komnas PA Ajak Orang Tua Selamatkan Generasi Muda
    02 Disebut Perampok! 331,8 Hektare Kebun Sawit 59 Pensiunan di Bengkalis Beralih Tangan, Kerugian Diklaim Rp16,8 Miliar
    03 Koalisi Sipil Riau Desak Pansus Hapus Green Policing dari Ranperda Lingkungan Hidup
    04 Iskandar Hoesin Tutup Usia, Dharma Firdaus : Dunia Olahraga Riau Kehilangan Sosok Pejuang Prestasi
    05 Kasmarni Buka Pintu Rekonsiliasi: Pilkada Usai, Saatnya Golkar dan Pemerintah Bengkalis Bergandengan Tangan
    06 Yulisman Tegaskan Golkar Tegak Lurus dengan Pemerintah, Musda Bengkalis Jadi Panggung Rekonsiliasi Politik
    07 Fakhtiar Qadri Nahkodai Golkar Bengkalis, Saatnya Merajut Soliditas dan Meredam Sekat Politik
    08 Edi Sakura: Pembina Pramuka Berkualitas, Kunci Melahirkan Generasi Berkarakter
    09 Ketika Sawit Membakar Langitnya Sendiri
    10 Dari Pinggir, Pramuka Bengkalis Tebar Pesan Damai ke Seluruh Dunia Lewat JOTA-JOTI 2026
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com