Bengkalis,Riauline.com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersiap menerapkan sistem tiket elektronik (e-ticketing) pada layanan penyeberangan Roll on Roll off (Ro-Ro) rute Air Putih–Sungai Selari. Kebijakan ini ditujukan untuk mengatasi antrean panjang kendaraan yang selama ini kerap terjadi di pelabuhan.
Langkah tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman antara Bupati Bengkalis Kasmarni dan PT Gerbang Berkah Solusi Indonesia (GBSI) sebagai pengembang sistem digital. Kerja sama ini menjadi awal transformasi layanan transportasi penyeberangan berbasis teknologi di daerah tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Ardiansyah, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan berbagai aspek teknis untuk mendukung penerapan sistem tersebut. Ia menargetkan e-ticketing sudah dapat dioperasikan secara penuh dalam waktu sekitar tiga bulan ke depan.
“Masih ada beberapa tahapan yang harus diselesaikan. Kita perkirakan dalam tiga bulan sistem ini sudah bisa berjalan selama 24 jam,” ujar Ardiansyah, Selasa (5/5/2026).
Menurutnya, penerapan e-ticketing tidak hanya mengubah metode pembelian tiket, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sistem ini diharapkan memberikan kepastian waktu, kemudahan akses, serta transparansi bagi pengguna jasa.
Namun demikian, sebelum diterapkan secara penuh, pemerintah daerah masih harus menyelesaikan aspek regulasi. Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan DPRD Bengkalis untuk mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) sebagai dasar hukum pelaksanaan sistem tersebut.
“Jadwal pembahasan dengan DPRD sedang kita atur. Nantinya akan dilakukan sidang paripurna untuk pengesahan,” jelasnya.
Selain itu, kerja sama teknis dengan pihak pengembang juga segera difinalisasi melalui perjanjian resmi antara Dinas Perhubungan dan PT GBSI. Perusahaan tersebut akan menyediakan platform aplikasi bernama Trips.
Aplikasi Trips dirancang agar mudah digunakan oleh masyarakat dan dapat diunduh melalui Playstore serta kompatibel dengan berbagai perangkat, termasuk iPhone. Hal ini diharapkan dapat memudahkan seluruh kalangan dalam mengakses layanan.
Di sisi infrastruktur, Dishub Bengkalis juga menyiapkan pembangunan sistem gate di Pelabuhan Air Putih dan Sungai Selari. Gate ini akan digunakan untuk melayani kendaraan yang telah memesan tiket secara digital.
"Petugas nantinya akan membantu proses pencetakan tiket di lokasi bagi pengguna yang telah melakukan pemesanan melalui aplikasi. Sistem ini diyakini mampu mempercepat alur kendaraan masuk ke kapal dan mengurangi antrean," kata Ardi.
Ardiansyah menambahkan, uji coba terbatas yang dilakukan saat arus mudik Lebaran sebelumnya menunjukkan hasil positif. Antrean kendaraan, khususnya roda empat, dapat ditekan dan pengguna merasa lebih nyaman.
Jika seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, penerapan e-ticketing ini diharapkan mampu mengubah wajah layanan penyeberangan di Bengkalis menjadi lebih modern, efisien, dan tertata.
Komentar Anda :