E-Ticketing Penyeberangan Bengkalis Segera Beroperasi 24 Jam, Antrean Panjang Diharapkan Jadi Kenangan
Bengkalis,Riailine.com - Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan transportasi bagi masyarakat, khususnya pada layanan penyeberangan. Salah satu langkah strategis yang tengah dipacu adalah penerapan sistem e-ticketing yang diharapkan dapat beroperasi selama 24 jam penuh.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bengkalis, Ardiansyah, menegaskan bahwa percepatan penerapan sistem tersebut merupakan bagian dari arahan langsung Bupati Bengkalis, Kasmarni. Sistem digital ini diharapkan mampu memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses pelayanan bagi para pengguna jasa penyeberangan.
“Sesuai harapan Bupati Bengkalis, penerapan sistem e-ticketing ini dapat segera difungsikan selama 24 jam. Untuk itu, kita perlu segera melakukan penyempurnaan sistem yang sebelumnya telah diuji coba melalui aplikasi Trips,” ujar Ardiansyah saat memimpin rapat bersama jajarannya, Rabu (8/4/2026).
Upaya pembenahan tersebut bukan tanpa dasar. Dinas Perhubungan Bengkalis sebelumnya telah melakukan uji coba penerapan e-ticketing selama hampir tiga pekan, yakni mulai 10 hingga 30 Maret lalu. Dalam masa uji coba tersebut, berbagai tanggapan dari masyarakat berhasil dihimpun.
Menurut Ardiansyah, secara umum respons pengguna jasa terhadap sistem digital tersebut cukup positif. Banyak masyarakat menilai sistem ini mampu mempermudah proses pembelian tiket sekaligus mengurangi waktu tunggu di pelabuhan penyeberangan.
Meski demikian, pihak Dishub juga menerima sejumlah masukan dan kritik dari masyarakat. Hal tersebut justru menjadi bahan evaluasi penting untuk menyempurnakan sistem sebelum diterapkan secara penuh.
“Alhamdulillah, respon masyarakat pada saat uji coba cukup positif. Namun tentu masih ada beberapa hal yang perlu kita perbaiki. Masukan dan kritik dari pengguna jasa menjadi bahan penting untuk penyempurnaan aplikasi ini,” jelasnya.
Saat ini, Dishub Bengkalis tengah mempersiapkan langkah lanjutan berupa kerja sama resmi dengan pihak pengembang aplikasi. Penandatanganan nota kesepahaman atau MoU direncanakan segera dilakukan agar sistem e-ticketing dapat dioperasikan secara optimal.
"Jika seluruh tahapan tersebut berjalan lancar, penerapan sistem tiket elektronik diyakini akan membawa perubahan besar pada pola pelayanan penyeberangan di Bengkalis. Proses transaksi menjadi lebih cepat, transparan, dan praktis bagi masyarakat," kata Ardi.
Ardiansyah menambahkan, hasil uji coba juga menunjukkan dampak yang cukup signifikan terhadap kelancaran arus kendaraan. Sistem e-ticketing terbukti mampu membantu mengurai antrean panjang kendaraan yang selama ini kerap terjadi di pelabuhan penyeberangan.
Bahkan pada momen padat seperti arus mudik Lebaran, antrean kendaraan roda empat yang biasanya mengular panjang terlihat jauh berkurang. Kondisi ini menjadi sinyal positif bahwa digitalisasi layanan penyeberangan di Bengkalis berpotensi menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kenyamanan masyarakat.
Komentar Anda :