Arus Balik Idulfitri di Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis Diprediksi Memuncak H+4, E-Ticketing Mulai Diuji
Bengkalis,Riauline.com - Suasana Hari Raya Idulfitri di Pelabuhan Roro Air Putih, Kabupaten Bengkalis, masih tampak lengang pada hari pertama lebaran. Aktivitas kendaraan yang biasanya ramai keluar masuk kapal penyeberangan belum menunjukkan lonjakan signifikan. Meski demikian, pihak Dinas Perhubungan (Dishub) Bengkalis telah bersiap menghadapi potensi peningkatan arus balik dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Dinas Perhubungan Bengkalis, Ardiansyah, menyebutkan bahwa puncak arus balik Idulfitri diperkirakan terjadi pada H+4. Pada periode tersebut, jumlah kendaraan yang hendak menyeberang dari Bengkalis menuju daratan diprediksi meningkat tajam seiring berakhirnya masa libur masyarakat.
"Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, Dishub Bengkalis telah menyiapkan berbagai langkah pengamanan dan pengaturan di area pelabuhan. Sejumlah personel dikerahkan untuk membantu mengatur arus kendaraan agar tetap tertib dan tidak menimbulkan kemacetan di sekitar dermaga," ujar Ardi ketika dihubungi, Sabtu (21/3/26).
Saat ini, operasional penyeberangan di Pelabuhan Roro Air Putih dilayani oleh empat armada kapal, dengan satu kapal lainnya disiagakan sebagai cadangan. Armada ini disiapkan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama periode arus mudik maupun arus balik Idulfitri.
Selain kesiapan armada, tahun ini Dishub Bengkalis juga mulai menerapkan sistem uji coba pemesanan tiket secara elektronik melalui aplikasi Trips.
"Sistem e-ticketing tersebut bertujuan untuk mempermudah masyarakat dalam memperoleh tiket sekaligus mengurangi antrean panjang di pelabuhan," kata Ardiansyah.
Menurut Ardiansyah, penerapan sistem e-ticketing selama masa uji coba ini berjalan cukup baik. Pengguna jasa penyeberangan mulai memanfaatkan aplikasi tersebut untuk memesan tiket sebelum datang ke pelabuhan.
"Tingginya minat masyarakat terlihat dari tiket penyeberangan untuk tanggal 22 yang sudah habis terjual melalui aplikasi Trips. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat mulai beradaptasi dengan sistem pemesanan tiket secara digital," jelasnya lagi.
Namun demikian, bagi pengguna jasa yang tidak mendapatkan tiket melalui aplikasi, Dishub Bengkalis akan berkoordinasi dengan pihak operator kapal. Langkah ini dilakukan untuk kemungkinan penambahan trip keberangkatan guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di pelabuhan.
"Sistem pemesanan tiket sendiri tetap dibuka setiap hari, namun hanya berlaku untuk pemesanan tiga hari ke depan. Kebijakan ini diterapkan sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kendala teknis pada kapal, seperti kerusakan, sehingga tidak menimbulkan antrean panjang kendaraan di dermaga,"kata Ardiansyah.
Dishub Bengkalis berharap penerapan sistem e-ticketing selama periode Idulfitri ini dapat berjalan lancar. Evaluasi juga akan dilakukan setelah masa uji coba selesai, guna memperbaiki berbagai kekurangan sehingga sistem tersebut dapat diterapkan secara lebih optimal di masa mendatang.
Komentar Anda :