Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Jejak Kepedulian untuk Sang Pendidik, PGRI Bukit Batu Ulurkan Tangan Pasca Musibah
Selasa, 24-02-2026 - 11:42:39 WIB | Alfis
Ketua PGRI Kecamatan Bukit Batu Dunny Duvira didampingi pengurus ranting menyerahkan bantuan kepada Syamsiah salah seorang mantan pendidik yang mengalami musibah kebakaran rumah beberapa waktu yang lalu di gang Midun Sungai Pakning.
TERKAIT:
   
 

 


Sungai Pakning,Riauline.com -  Asap duka belum sepenuhnya hilang dari Gang Midum, Jalan Sudirman, Desa Sungai Selari. Namun di antara puing-puing sisa kebakaran, hadir secercah harapan yang menghangatkan: uluran kepedulian dari keluarga besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.


Selasa (24/2/26), PGRI Kecamatan Bukit Batu menyerahkan bantuan kepada Syamsiah, mantan guru yang rumahnya dilalap api beberapa waktu lalu. Bantuan itu menjadi bukti bahwa pengabdian panjang seorang pendidik tak pernah dilupakan oleh sesama insan pendidikan.


Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Kecamatan Bukit Batu, Dunny Duvira, didampingi jajaran pengurus serta ketua ranting PGRI. Mereka datang bukan sekadar membawa bantuan materi, tetapi juga doa dan empati yang tulus.


Syamsiah bukanlah nama asing di dunia pendidikan setempat. Semasa aktif, ia pernah mengabdikan diri sebagai guru di SMP Negeri 1 Bukit Batu, meninggalkan jejak dedikasi dan keteladanan bagi murid-muridnya. Suasana haru menyelimuti pertemuan singkat itu. Syamsiah menyambut rombongan dengan mata berkaca-kaca ungkapan syukur atas perhatian yang datang di tengah cobaan.


“Alhamdulillah, bantuan sudah kita serahkan kepada Bu Syamsiah dengan jumlah total sebesar Rp19.333.500. Semoga dapat meringankan beban beliau yang ditimpa musibah,” ujar Dunny Duvira dengan nada penuh empati.


Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong keluarga besar PGRI sebuah tradisi solidaritas yang terus dijaga. Bagi PGRI, kepedulian bukan hanya jargon, melainkan tindakan nyata saat salah satu anggota keluarga besar pendidikan tertimpa musibah.


Kebakaran yang terjadi di kawasan Sungai Pakning itu memang menyisakan luka. Namun kehadiran PGRI menghadirkan kekuatan baru, menegaskan bahwa kebersamaan mampu mengubah duka menjadi harapan.


Lebih dari sekadar bantuan finansial, momen ini menjadi pengingat akan nilai-nilai kemanusiaan dan rasa hormat kepada para pendidik yang telah mengabdikan hidupnya bagi generasi penerus di Bukit Batu.


Di Negeri Junjungan, kisah Syamsiah adalah potret kecil dari besar hati sebuah komunitas. Saat api merenggut rumah, solidaritas menguatkan jiwa dan PGRI Bukit Batu kembali menegaskan, pengabdian seorang guru akan selalu berbalas kepedulian.


 




 
Berita Lainnya :
  • Jejak Kepedulian untuk Sang Pendidik, PGRI Bukit Batu Ulurkan Tangan Pasca Musibah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Gebyar PBB-P2 Desa Api-Api: Bayar Pajak Dapat Hadiah, Warga Antusias Dukung Pembangunan Daerah
    02 Pertalite Eceran Kian Mahal di Bengkalis, Pengecer Mengaku Terjepit Biaya Tambahan
    03 Pertalite Bersubsidi dalam Sorotan, Dugaan Perlakuan Berbeda di Bengkalis
    04 Dari Pajak untuk Pembangunan: Desa Api-Api Gencarkan Kesadaran Warga Bayar PBB-P2
    05 Hasil Join Operation : Lapas Bengkalis Bersama Polri Ungkap Peredaran Narkoba di Bengkalis
    06 Pengiriman 10 Kg Sabu ke Pangkalan Kerinci Digagalkan Bareskrim Polri
    07 Jembatan Harapan di Ujung Negeri, Merah Putih Presisi Hubungkan Mimpi Warga Ketam Putih
    08 Panen Harapan dari Pesisir Muntai Barat, TNI AL dan Petani Buktikan Lahan Tidur Menjadi Sumber Pangan
    09 Polemik KTA PWI Bengkalis Memanas, Dahari: “Ini Seperti Maling Teriak Maling”
    10 Jaga Siak Kecil Tetap Bersih, Nicky Ajak Warga Disiplin Kelola Sampah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com