Takjil, Senyum, dan Kolaborasi "Bersama Bermasa" Harmoni Ramadan di Negeri Junjungan
Bengkalis,Riauline.com Menjelang senja di hari kelima Ramadan, suasana di depan Bazar Ramadan Bengkalis terasa berbeda. Deru kendaraan yang melintas berpadu dengan senyum hangat masyarakat yang menerima takjil, menghadirkan potret sederhana namun sarat makna tentang indahnya berbagi di bulan suci.
Di Negeri Junjungan, semangat kebersamaan itu diwujudkan melalui kolaborasi panitia Bazar Ramadan “Bersama Bermasa” bersama Lembaga Adat Melayu Riau Kabupaten Bengkalis, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Forum Wartawan Bengkalis. Mereka turun langsung ke jalan, membagikan takjil kepada masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa, Senin (23/2/26)
Sebanyak 200 paket takjil dibagikan kepada kaum muslimin dan muslimat. Bukan sekadar makanan pembuka puasa, paket-paket itu menjadi simbol kepedulian dan perhatian antar sesama, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat azan magrib hampir berkumandang.
Sekretaris DPH LAMR Kabupaten Bengkalis, Datuk Khairul Saleh, menilai kegiatan ini sebagai wujud nyata nilai-nilai adat Melayu yang menjunjung tinggi kebersamaan dan tolong-menolong. Menurutnya, berbagi di bulan Ramadan bukan hanya soal memberi, tetapi juga tentang mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada delapan organisasi yang tergabung dalam Bersama Bermasa. Lokasi pembagian takjil yang berada tepat di depan Bazar Ramadan dinilai sangat tepat, karena langsung menyentuh masyarakat luas yang sedang beraktivitas sore hari.
Lebih jauh, LAMR Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan sosial serupa. Bahkan, pada 10 Ramadan mendatang, kolaborasi ini direncanakan berlanjut dengan pembagian sembako kepada masyarakat, sebuah agenda yang diharapkan memberi manfaat lebih luas.
Sekretaris Panitia Bersama Bermasa, Mbah Robby, menyebut pembagian takjil ini sebagai langkah awal dari rangkaian kegiatan sosial Ramadan.
"Kebersamaan lintas organisasi menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan setiap program yang direncanakan," ujar pria yang akrab disapa Mbah ini.
Hal senada disampaikan Wakil Ketua Bersama Bermasa, Heru Tri Wahyudi. Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur mulai dari lembaga adat, organisasi kemasyarakatan, pemuda, hingga insan pers membuat kegiatan berjalan lancar dan penuh kekeluargaan.
"Dukungan dari Pemerintah Daerah Bengkalis pun menjadi penyemangat tersendiri. Rencana kehadiran Kasmarni pada agenda sosial berikutnya menunjukkan kuatnya sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menebar kebaikan di bulan penuh berkah," ujar Eru.
Senja itu, takjil yang dibagikan mungkin akan habis dalam hitungan menit. Namun nilai kebersamaan, kepedulian, dan harmoni yang tercipta di depan Bazar Ramadan Bengkalis diharapkan terus hidup, melampaui Ramadan, dan menjadi bagian dari denyut sosial masyarakat Kabupaten Bengkalis.
Komentar Anda :