Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Buka Puasa yang Menyisakan Rasa, Ketika Kebersamaan Pers di Bengkalis Dipertanyakan
Minggu, 22-02-2026 - 16:13:34 WIB | Alfis
Sekretaris JMSI Bengkalis M.Fiza Edwinsyah
TERKAIT:
   
 

Bengkalis,Riauline.com - Ramadhan identik dengan kebersamaan dan silaturahmi. Namun di Pulau Bengkalis, sebuah agenda buka puasa bersama justru memantik rasa kecewa di kalangan insan pers. Kegiatan yang digelar Polres Bengkalis pada Sabtu (21/2/2026) dinilai belum sepenuhnya mencerminkan semangat merangkul.


Sejumlah organisasi wartawan menyayangkan kegiatan tersebut karena hanya melibatkan satu organisasi pers. Padahal, Bengkalis dikenal memiliki beragam organisasi wartawan yang selama ini aktif menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Kekecewaan itu disampaikan oleh pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Bengkalis.


 Mereka menilai, agenda yang mengatasnamakan insan pers semestinya terbuka dan inklusif.
Sekretaris JMSI Bengkalis, Mohammad Fiza, mengatakan bahwa kegiatan bersama media seharusnya mengundang seluruh organisasi pers yang ada, bukan hanya satu organisasi tertentu. Menurutnya, keterlibatan yang merata menjadi kunci terjaganya hubungan kemitraan yang sehat.


Ia menilai, kondisi tersebut menimbulkan kesan kurang bijak dalam menjalin komunikasi dan kerja sama dengan media. Ketika hanya sebagian yang dilibatkan, rasa kebersamaan yang seharusnya tumbuh justru berubah menjadi pertanyaan.


“Kegiatan bersama insan pers seharusnya turut melibatkan organisasi lainnya, tidak hanya satu organisasi saja,” ungkap Fiza, Minggu (22/2/2026). Ia juga menyinggung bahwa perpanjangan tangan pimpinan belum sepenuhnya mencerminkan sikap merangkul seluruh insan pers di Pulau Bengkalis.


Bagi para wartawan, buka puasa bersama bukan sekadar agenda makan bersama. Ia memiliki makna simbolik sebagai ruang silaturahmi, dialog, dan penguatan sinergi antara media dan kepolisian.


"Ketika ruang itu dirasakan tidak setara, muncul kekhawatiran akan renggangnya komunikasi. Padahal, peran media sangat strategis dalam menjaga keseimbangan informasi dan mendukung stabilitas daerah," kata Fiza


JMSI berharap ke depan setiap kegiatan yang melibatkan pers dapat dirancang lebih terbuka dan adil. Dengan demikian, kepercayaan dan kemitraan yang telah terbangun dapat terus terjaga. Di tengah spirit Ramadhan yang mengajarkan kebersamaan, insan pers Bengkalis berharap Kapolres Bengkalis Fahrian Saleh Siregar beserta jajaran dapat menjadikan peristiwa ini sebagai refleksi, agar silaturahmi benar-benar dirasakan oleh seluruh insan pers tanpa terkecuali.


 




 
Berita Lainnya :
  • Buka Puasa yang Menyisakan Rasa, Ketika Kebersamaan Pers di Bengkalis Dipertanyakan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Gebyar PBB-P2 Desa Api-Api: Bayar Pajak Dapat Hadiah, Warga Antusias Dukung Pembangunan Daerah
    02 Pertalite Eceran Kian Mahal di Bengkalis, Pengecer Mengaku Terjepit Biaya Tambahan
    03 Pertalite Bersubsidi dalam Sorotan, Dugaan Perlakuan Berbeda di Bengkalis
    04 Dari Pajak untuk Pembangunan: Desa Api-Api Gencarkan Kesadaran Warga Bayar PBB-P2
    05 Hasil Join Operation : Lapas Bengkalis Bersama Polri Ungkap Peredaran Narkoba di Bengkalis
    06 Pengiriman 10 Kg Sabu ke Pangkalan Kerinci Digagalkan Bareskrim Polri
    07 Jembatan Harapan di Ujung Negeri, Merah Putih Presisi Hubungkan Mimpi Warga Ketam Putih
    08 Panen Harapan dari Pesisir Muntai Barat, TNI AL dan Petani Buktikan Lahan Tidur Menjadi Sumber Pangan
    09 Polemik KTA PWI Bengkalis Memanas, Dahari: “Ini Seperti Maling Teriak Maling”
    10 Jaga Siak Kecil Tetap Bersih, Nicky Ajak Warga Disiplin Kelola Sampah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com