Dari Keselamatan Kerja Menuju Keselamatan Jiwa, Harmoni K3 dan Iman di Sungai Pakning
Sungai Pakning,Riauline.com - Penutupan Gerakan Nasional (Gernas) Bulan K3 Tahun 2026 di PT Pertamina Patra Niaga Unit Produksi Sungai Pakning tak sekadar menjadi penanda berakhirnya rangkaian program keselamatan kerja. Lebih dari itu, momen ini menjelma menjadi ruang refleksi bersama tentang makna pulang dengan selamat, tentang keluarga yang menanti, dan tentang kerja sebagai bagian dari ibadah.
Rangkaian penutupan yang digelar Minggu, 15 Februari 2026, dirangkai dalam dua kegiatan utama. Pagi hari diawali dengan One Day Finish yang berlangsung penuh semangat kebersamaan, sementara malam harinya ditutup dengan Tabligh Akbar yang menghadirkan suasana khidmat dan menyentuh batin.
One Day Finish dilaksanakan di Telaga Suri Perdana, melibatkan manajemen, pekerja, mitra kerja, hingga keluarga pekerja. Senam bersama, final cerdas cermat, seminar penanganan hewan berbisa, serta pengumuman pemenang berbagai lomba Bulan K3 menjadi bukti bahwa keselamatan bisa dikampanyekan dengan cara yang sehat, ceria, dan inklusif.
Malam harinya, ribuan jamaah memadati Masjid Al Mukarromah. Tabligh Akbar yang digelar ba’da Isya itu menghadirkan Koh Dennis Lim, yang menyampaikan pesan mendalam tentang keselamatan sebagai kewajiban moral dan spiritual.
Dalam tausiyahnya, Koh Dennis Lim menekankan bahwa bekerja dengan aman bukan hanya soal kepatuhan pada aturan, tetapi juga wujud hijrah diri menuju pribadi yang lebih bertanggung jawab. “Keselamatan adalah amanah,” pesannya, “karena setiap langkah kerja kita membawa doa dan harapan orang-orang yang kita cintai.”
Manager Production PT Pertamina Patra Niaga Unit Produksi Sungai Pakning, Ririanti Safrida, menegaskan bahwa Bulan K3 adalah pengingat kolektif. Keselamatan, menurutnya, harus dijaga bersama karena di balik setiap pekerja ada keluarga yang menanti kepulangan dengan selamat. Nilai ini pula yang ingin dikuatkan melalui pendekatan spiritual dalam Tabligh Akbar.
"Selama sebulan penuh, sejak 13 Januari hingga 15 Februari 2026, Gernas Bulan K3 diisi dengan berbagai kegiatan edukatif dan kompetitif. Mulai dari seminar kesehatan, donor darah, sertifikasi Ahli K3, safety training, razia kepatuhan, emergency response contest, eco innovation competition, hingga lomba cerdas cermat semuanya dirancang untuk menanamkan budaya kerja aman yang berkelanjutan," ujar Manager.
Puncak kegiatan menjadi semakin bermakna dengan adanya santunan bagi kaum dhuafa. Sentuhan kepedulian sosial ini menegaskan bahwa keselamatan tidak berdiri sendiri, melainkan sejalan dengan empati dan kepedulian terhadap sesama.
Tak hanya itu, panitia juga menyerahkan wakaf untuk mendukung pembebasan lahan pusat peradaban dan pendidikan Islam Khoiru Ummah di Bogor. Langkah ini menjadi simbol bahwa hasil dari kerja yang aman dan berkah dapat kembali memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Menutup seluruh rangkaian, Gernas Bulan K3 2026 di Sungai Pakning meninggalkan pesan kuat keselamatan adalah kewajiban, kerja aman adalah jalan hijrah, dan setiap ikhtiar yang dijalani dengan niat baik akan berbuah kebaikan bagi diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Komentar Anda :