Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Melawan Gerus Ombak Selat Melaka, Rupat Utara Mendesak Tambahan Penahan Gelombang
Selasa, 17-02-2026 - 12:37:06 WIB | Alfis
Salah satu wilayah pantai di Desa Tanjung Rhu Kecamatan Rupat Utara yang perlu dibangun penahan gelombang untuk mengatasi abrasi yang tinggi terjadi setiap tahunnya.
TERKAIT:
   
 

Bengkalis,Riauline.com - Setiap tahun, garis pantai Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis, kian tergerus. Ombak Selat Melaka yang tak pernah lelah menghantam daratan perlahan mengikis pesisir, meninggalkan kekhawatiran bagi masyarakat yang hidup dan bergantung pada wilayah pantai tersebut.


Abrasi di Rupat Utara bukan sekadar ancaman lingkungan, tetapi juga persoalan sosial dan ekonomi. Lahan warga menyusut, pepohonan tumbang, dan jarak antara laut dengan permukiman semakin dekat. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari berbagai pihak agar kerusakan tidak semakin meluas.


Camat Rupat Utara, Aulia Fikri, mengungkapkan bahwa laju abrasi yang tinggi membuat pembangunan penahan gelombang air laut menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, tanpa perlindungan tambahan, dampak abrasi akan terus bertambah parah dari tahun ke tahun.


“Ada tiga titik pantai yang perlu dibangun penahan gelombang,” ujar Aulia Fikri ketika dihubungi, Selasa (17/2/25) dimana ketiga lokasi tersebut tersebar di wilayah pesisir yang paling terdampak abrasi dan berhadapan langsung dengan Selat Melaka.


Rinciannya, penahan gelombang dibutuhkan di Desa Tanjung Medan sepanjang 500 meter, Desa Teluk Rhu sepanjang 500 meter, serta Desa Tanjung Punak dengan panjang paling besar mencapai 2 kilometer. Total kebutuhan penanganan ini menjadi gambaran nyata besarnya ancaman abrasi di Rupat Utara.


Usulan pembangunan penahan gelombang tersebut, kata Aulia, sebenarnya sudah disampaikan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) setiap tahunnya. Namun, hingga kini realisasi pembangunan masih belum dapat dipastikan.


“Kami sudah mengusulkan secara rutin, tetapi masuk atau tidaknya usulan tersebut, kami belum mengetahui secara pasti,” jelasnya. Ia menambahkan bahwa usulan pembangunan tersebut berada dalam kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).


Letak geografis Rupat Utara yang berhadapan langsung dengan Selat Melaka membuat wilayah ini sangat rentan terhadap gelombang laut dan arus kuat. Tanpa penahan gelombang yang memadai, abrasi menjadi proses alam yang sulit dibendung.


Masyarakat pesisir pun berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan penahan gelombang. Bagi mereka, struktur ini bukan hanya pelindung pantai, tetapi juga benteng terakhir yang menjaga ruang hidup dan mata pencaharian.


Jika tidak segera ditangani, abrasi dikhawatirkan akan terus menggerus daratan Rupat Utara. Harapan kini tertumpu pada sinergi pemerintah daerah dan pusat agar upaya melawan gerus ombak Selat Melaka dapat segera terwujud demi masa depan pesisir Rupat Utara.


 




 
Berita Lainnya :
  • Melawan Gerus Ombak Selat Melaka, Rupat Utara Mendesak Tambahan Penahan Gelombang
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dunny Duvira Harapkan Ranting PGRI 4 Bukit Batu Jadi Motor Kemajuan Pendidikan
    02 Pelabuhan Batu Panjang Diproyeksikan Jadi Gerbang Baru Transportasi Laut Pulau Rupat
    03 Dari Laporan Warga ke Penangkapan, Sembilan Paket Sabu Digagalkan Polsek Siak Kecil
    04 Dari Duri untuk Bengkalis: Musancab PDIP Perkuat Barisan, Kawal Pembangunan Daerah
    05 Tiga Paket Sabu dan Sebuah Pengungkapan di Rawa Panjang
    06 PGRI Bukit Batu Kukuhkan Pengurus Baru, Siap Perkuat Solidaritas dan Majukan Pendidikan
    07 Teror Api di Batang Duku Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka Pembakaran Rumah yang Tewaskan Pasutri Lansia
    08 Semangat Berkurban dan Kebersamaan, IKMR Bukit Batu Sembelih Hewan Kurban untuk Warga
    09 Teror Kebakaran Hantui Warga Batang Duku, Lima Rumah Ludes dalam Dua Bulan dan Telan Korban Jiwa
    10 Polsek Bukit Batu Tinjau Penanaman Nenas di Desa Tanjung Leban, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com