Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Gelombang Pagi di Selat Bengkalis: KLM Ima Setia Tenggelam, Semua Kru Selamat
Jumat, 23-01-2026 - 15:45:47 WIB | Alfis
Warga Desa Sepahat Kecamatan Bandar Bandar Laksamana mengumpulkan barang-barang yang hanyut dari KLM Ima Setia yang karam diperairan Selat Malaka.
TERKAIT:
   
 

Bengkalis,Riauline.com - Pagi yang biasanya tenang di perairan Selat Bengkalis berubah mencekam. Sekitar pukul 06.00 WIB, Jumat (23/1/2026), satu unit kapal pengangkut sembako KLM Ima Setia dilaporkan tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi dan angin kencang di perairan Sepahat, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau.


Kapal kayu tersebut tengah berlayar dari Tanjung Balai Asahan menuju Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Muatan sembako yang dibawanya menjadi kebutuhan penting bagi daerah tujuan. Namun cuaca buruk memaksa perjalanan itu terhenti sebelum tiba di pelabuhan.


Di tengah situasi darurat itu, kabar baik datang dari para kru. Tujuh orang awak KLM Ima Setia berhasil menyelamatkan diri. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, meski kapal dan sebagian muatan tidak dapat diselamatkan dari ganasnya ombak.


“Benar, ada KLM Ima Setia dari Tanjung Balai Asahan ke Selat Panjang yang tenggelam sekitar pukul 06.00 WIB pagi tadi. Kru berjumlah tujuh orang dan semuanya selamat,” ungkap Johan, Kabag Ops SAR, saat dikonfirmasi Jumat siang.


Begitu menerima laporan, Tim SAR gabungan langsung bergerak cepat. Unsur TNI Angkatan Laut, Basarnas, dan Kepolisian bersinergi, dibantu para nelayan setempat yang mengenal betul karakter perairan Sepahat. Proses evakuasi dilakukan dengan sigap di tengah cuaca yang belum sepenuhnya bersahabat.


Danposal Bengkalis, Lettu Laut (PM) Nirwan Hastya, menyebutkan bahwa kapal tenggelam akibat terjangan gelombang. “Kapal pembawa sembako tenggelam setelah diterjang gelombang di perairan Desa Sepahat. Alhamdulillah semua kru selamat dan upaya penyelamatan telah dilakukan,” ujarnya.


Meski kapal tak lagi mampu melanjutkan pelayaran, kehadiran Tim SAR memastikan seluruh awak dievakuasi dengan aman. Fokus utama petugas adalah keselamatan manusia, sementara penanganan muatan dilakukan sesuai kondisi di lapangan.
Di sisi lain, peristiwa ini membawa cerita tersendiri bagi warga Desa Sepahat. Sejumlah barang sembako yang hanyut terbawa arus ke tepi pantai menjadi pemandangan tak biasa di pagi hari. Warga berbondong-bondong mengumpulkannya menggunakan karung.


“Warga sengaja mengambil barang yang tumpah dan hanyut ini, lalu dikumpulkan ke tepi pantai,” ujar Tomi, salah seorang warga Desa Sepahat. Aktivitas itu berlangsung spontan, dipicu rasa ingin tahu dan kesempatan langka yang datang tiba-tiba.


Bagi warga, kejadian ini menjadi “berkah” tak terduga, meski tetap diselimuti keprihatinan atas musibah yang menimpa kapal. Sementara bagi para kru, keselamatan adalah anugerah terbesar setelah berjibaku dengan ombak dan angin pagi itu.


Insiden tenggelamnya KLM Ima Setia kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem di perairan Selat Bengkalis. Di balik musibah, tersisa kisah tentang kerja cepat aparat, solidaritas nelayan, dan rasa syukur atas nyawa yang terselamatkan.


 




 
Berita Lainnya :
  • Gelombang Pagi di Selat Bengkalis: KLM Ima Setia Tenggelam, Semua Kru Selamat
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Gebyar PBB-P2 Desa Api-Api: Bayar Pajak Dapat Hadiah, Warga Antusias Dukung Pembangunan Daerah
    02 Pertalite Eceran Kian Mahal di Bengkalis, Pengecer Mengaku Terjepit Biaya Tambahan
    03 Pertalite Bersubsidi dalam Sorotan, Dugaan Perlakuan Berbeda di Bengkalis
    04 Dari Pajak untuk Pembangunan: Desa Api-Api Gencarkan Kesadaran Warga Bayar PBB-P2
    05 Hasil Join Operation : Lapas Bengkalis Bersama Polri Ungkap Peredaran Narkoba di Bengkalis
    06 Pengiriman 10 Kg Sabu ke Pangkalan Kerinci Digagalkan Bareskrim Polri
    07 Jembatan Harapan di Ujung Negeri, Merah Putih Presisi Hubungkan Mimpi Warga Ketam Putih
    08 Panen Harapan dari Pesisir Muntai Barat, TNI AL dan Petani Buktikan Lahan Tidur Menjadi Sumber Pangan
    09 Polemik KTA PWI Bengkalis Memanas, Dahari: “Ini Seperti Maling Teriak Maling”
    10 Jaga Siak Kecil Tetap Bersih, Nicky Ajak Warga Disiplin Kelola Sampah
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com