BENGKALIS,Riauline.com - Perlahan namun pasti, geliat pembenahan layanan penyeberangan di Kabupaten Bengkalis terus menunjukkan hasil. Kehadiran KMP Sereia Domar di perairan Bengkalis menjadi penanda komitmen Dinas Perhubungan (Dishub) dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi laut bagi masyarakat.
Setelah menempuh perjalanan laut selama kurang lebih 12 hari dari Surabaya, kapal ferry Roro tersebut langsung menjalani uji coba olah gerak sandar di dua dermaga utama, yakni Dermaga Bengkalis dan Dermaga Sungai Pakning. Uji coba ini menjadi langkah awal sebelum kapal dioperasikan secara penuh.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis, Ardiansyah, menyampaikan rasa syukur atas tibanya armada baru tersebut. Menurutnya, kedatangan KMP Sereia Domar menjadi tambahan penting bagi armada penyeberangan yang selama ini menjadi tumpuan mobilitas masyarakat.
“Alhamdulillah, KMP Sereia Domar sudah sampai di Bengkalis hari ini. Setelah perjalanan panjang dari Surabaya, kapal langsung melakukan uji coba sandar di dermaga Bengkalis dan Sungai Pakning,” ujar Ardiansyah, Senin (5/1/26).
Dengan tambahan satu armada ini, Dishub Bengkalis kini memiliki total lima kapal Roro. Penambahan tersebut diharapkan mampu memperkuat armada yang ada sekaligus meningkatkan pelayanan, terutama saat terjadi lonjakan penumpang dan kendaraan.
Ardiansyah menjelaskan, saat ini baru tiga kapal yang beroperasi aktif. Meski demikian, upaya maksimal tetap dilakukan. Bahkan pada malam sebelumnya, kapal-kapal yang beroperasi terpaksa menambah trip hingga pukul 03.00 dini hari untuk melayani ribuan peserta pelantikan P3K paruh waktu yang dilantik langsung oleh Bupati Bengkalis, Kasmarni.
Selain uji coba sandar, KMP Sereia Domar juga menjalani pemeriksaan ketat oleh pihak Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Pemeriksaan meliputi kelengkapan fasilitas kapal serta aspek teknis lain yang berkaitan dengan keselamatan pelayaran.
Dalam waktu dekat, kapal ini diperkirakan akan menjalani masa standby selama beberapa hari di pelabuhan PT BLJ Bengkalis. Masa ini dimanfaatkan untuk memastikan seluruh sistem kapal benar-benar siap sebelum melayani penyeberangan reguler.
“Setelah seluruh tes dan pemeriksaan selesai, kapal akan mulai beroperasi. Yang terpenting bagi kami adalah memastikan kapal aman, layak, dan nyaman untuk masyarakat,” ungkap Ardiansyah.
Dishub Bengkalis pun menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan secara bertahap. Ardiansyah berharap dukungan dari seluruh pihak agar pelayanan dan fasilitas penyeberangan Roro Bengkalis–Sungai Pakning ke depan semakin baik, aman, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Komentar Anda :