Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Di Balik Riuh Isu Jaga Malam, RSUD Bengkalis Tetap Menyalakan Komitmen Pelayanan
Selasa, 18-11-2025 - 22:49:09 WIB | Alfis
Direktur RSUD Bengkalis, dr. Azahari Effendi.
TERKAIT:
   
 

BENGKALIS,Riauline.com — Di tengah riuh kabar mengenai keterlambatan pembayaran uang jaga malam bagi sejumlah tenaga kesehatan, RSUD Bengkalis memilih langkah menenangkan: merangkul para pegawainya, menjelaskan duduk perkara, dan memastikan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu. Di balik dinamika internal, rumah sakit daerah ini tetap berdiri sebagai tumpuan harapan masyarakat pesisir.


Direktur RSUD Bengkalis, dr. Azahari Effendi, menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memiliki niat menunda hak tenaga kesehatan. Menurutnya, keterlambatan ini murni akibat penyesuaian regulasi dan mekanisme anggaran yang wajib dipenuhi agar administrasi keuangan berjalan sesuai aturan. Penjelasan ini menjadi acuan penting agar kesalahpahaman tidak berkembang liar.


“Kami memahami keresahan teman-teman tenaga kesehatan. Namun kami juga harus berjalan sesuai aturan agar ke depan tidak menimbulkan persoalan hukum maupun administrasi baru. Yang jelas, hak mereka tetap menjadi prioritas,” ujar Azahari dengan nada menenangkan, Selasa (18/11/25)


Di balik isu yang mencuat, ritme pelayanan RSUD Bengkalis tetap berdenyut normal. Instalasi Gawat Darurat, ruang rawat inap, poli spesialis, hingga layanan penunjang medis disebut berjalan baik tanpa gangguan berarti. Hal ini menunjukkan tanggung jawab besar tenaga kesehatan kepada masyarakat, meski mereka sendiri sedang menghadapi dinamika internal.


"Manajemen RSUD Bengkalis juga memilih jalur transparansi sebagai bentuk tanggung jawab moral. Dialog terbuka digelar bersama pegawai, serikat tenaga kesehatan, hingga melibatkan Inspektorat dan BPK untuk memastikan penyusunan regulasi pembayaran ke depan berjalan lebih rapi dan tidak berulang,' ujar Dirut.


Langkah ini bukan sekadar upaya administratif, tetapi sinyal kuat bahwa RSUD Bengkalis ingin menata diri sebagai institusi pelayanan publik yang profesional dan akuntabel. Pembenahan internal tidak lagi sekadar respons masalah, tetapi menjadi momentum perubahan.


"Seiring dengan pembangunan fasilitas yang terus diperbarui, penambahan tenaga medis, serta sejumlah penghargaan yang pernah diraih, RSUD Bengkalis masih menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat pulau dan pesisir. Kapasitasnya terus tumbuh seiring kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat," ungkapnya.


Upaya manajemen dalam membenahi sistem keuangan, memperkuat disiplin administrasi, serta menjaga kualitas layanan merupakan cermin bahwa rumah sakit ini tidak tinggal diam menghadapi persoalan. Justru, mereka menjadikannya titik balik untuk memperbaiki hal-hal yang selama ini menjadi catatan.


Arif, warga Bengkalis yang baru berobat minggu lalu, membenarkan bahwa pelayanan di RSUD masih terasa membaik. “Petugasnya ramah dan cepat membantu. Saya merasa nyaman berobat di sini,” tuturnya setelah selesai menjalani kontrol.


Testimoni pasien seperti Arif menjadi cermin bahwa semangat tenaga kesehatan untuk melayani tidak luntur, meski ada tekanan dan keresahan di belakang layar. Mereka tetap menjaga senyum, tetap sigap, tetap menjadi garda terdepan bagi warga yang datang mencari pertolongan.


Dalam situasi seperti ini, sisi humanis dari hubungan antara manajemen dan tenaga kesehatan menjadi sorotan penting. Mereka adalah satu keluarga besar yang menggantungkan diri pada kepercayaan, komunikasi, dan saling memahami peran masing-masing.


Pada akhirnya, RSUD Bengkalis tidak hanya berbicara soal bangunan, alat medis, atau anggaran—tetapi tentang manusia yang bekerja dan manusia yang membutuhkan pertolongan. Masyarakat berharap hubungan manajemen dan tenaga kesehatan semakin solid, agar pelayanan bagi warga terus terjaga, bahkan semakin membaik dari waktu ke waktu.


 


 




 
Berita Lainnya :
  • Di Balik Riuh Isu Jaga Malam, RSUD Bengkalis Tetap Menyalakan Komitmen Pelayanan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dunny Duvira Harapkan Ranting PGRI 4 Bukit Batu Jadi Motor Kemajuan Pendidikan
    02 Pelabuhan Batu Panjang Diproyeksikan Jadi Gerbang Baru Transportasi Laut Pulau Rupat
    03 Dari Laporan Warga ke Penangkapan, Sembilan Paket Sabu Digagalkan Polsek Siak Kecil
    04 Dari Duri untuk Bengkalis: Musancab PDIP Perkuat Barisan, Kawal Pembangunan Daerah
    05 Tiga Paket Sabu dan Sebuah Pengungkapan di Rawa Panjang
    06 PGRI Bukit Batu Kukuhkan Pengurus Baru, Siap Perkuat Solidaritas dan Majukan Pendidikan
    07 Teror Api di Batang Duku Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka Pembakaran Rumah yang Tewaskan Pasutri Lansia
    08 Semangat Berkurban dan Kebersamaan, IKMR Bukit Batu Sembelih Hewan Kurban untuk Warga
    09 Teror Kebakaran Hantui Warga Batang Duku, Lima Rumah Ludes dalam Dua Bulan dan Telan Korban Jiwa
    10 Polsek Bukit Batu Tinjau Penanaman Nenas di Desa Tanjung Leban, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com