Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Putra Mahkota Arab Saudi Kutuk Serangan Keji Israel Tehadap Warga Sipil di Gaza
Jumat, 20-10-2023 - 16:05:03 WIB |
Putra mahokta Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman yang akrab disapa MBS.
TERKAIT:
   
 

London,Riauline.com - Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman mengutuk serangan keji terhadap warga sipil di Gaza dan memperingatkan dampak berbahaya jika terjadi eskalasi konflik antara Israel dan kelompok Hamas.

Pernyataan itu dia sampaikan dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak di Riyadh pada Kamis (19/10), sebagai bagian dari upaya meredakan ketegangan terbaru di kawasan Timur Tengah.

"Para pemimpin sepakat bahwa hilangnya nyawa tak berdosa di Israel dan Gaza selama dua minggu terakhir sangatlah mengerikan. Mereka menggarisbawahi perlunya menghindari eskalasi lebih lanjut di wilayah tersebut dan setuju untuk mengoordinasikan tindakan dalam hal ini,” demikian pernyataan dari kediaman resmi PM Inggris 10 Downing Street.

Kedua pemimpin sepakat mengenai kebutuhan mendesak akan akses kemanusiaan ke Gaza untuk menyediakan air, makanan, dan obat-obatan bagi penduduk setempat.

Sunak kemudian menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil Inggris untuk mengatasi situasi kemanusiaan yang semakin mendesak, termasuk mengumumkan bantuan lebih lanjut sebesar 10 juta poundsterling, kata pernyataan itu.

Dalam diskusi mereka, Sunak mendorong putra mahkota untuk memanfaatkan kepemimpinan Arab Saudi di kawasan guna meningkatkan stabilitas, baik saat ini maupun dalam jangka panjang. Warga di Gaza mengalami pemboman dan blokade besar-besaran selama 13 hari terakhir, dalam konflik terbaru antara Hamas dan Israel.

Konflik itu dimulai pada 7 Oktober 2023 ketika kelompok Hamas menyusup ke Israel dan melakukan serangan dari darat, laut, dan udara--sebagai balasan atas penyerbuan pasukan Israel ke Masjid Al-Aqsa dan meningkatnya kekerasan yang dilakukan oleh pemukim Israel.

Militer Israel kemudian melancarkan "Operasi Padang Besi" dengan menyasar anggota Hamas di Jalur Gaza.

Akibatnya, Gaza menghadapi krisis kemanusiaan yang sangat buruk dengan tidak adanya listrik, sementara pasokan air, makanan, bahan bakar, dan medis hampir habis.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah menyerukan gencatan senjata kemanusiaan segera untuk meringankan “penderitaan besar umat manusia.”

Sedikitnya 3.808 warga Palestina tewas dalam serangan Israel di Gaza, sementara Israel mencatat 1.400 warganya tewas selama konflik ini.(Antara)





 
Berita Lainnya :
  • Putra Mahkota Arab Saudi Kutuk Serangan Keji Israel Tehadap Warga Sipil di Gaza
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dari Pinggir, Pramuka Bengkalis Tebar Pesan Damai ke Seluruh Dunia Lewat JOTA-JOTI 2026
    02 Rekrutmen Empat Tenaga Kontrak Pertamina Sungai Pakning Dibatalkan, Peluang Anak Tempatan Kembali Terbuka
    03 Tabrakan Maut di Jalan Sembada Pematang Duku, Penumpang Honda Beat Meregang Nyawa
    04 Pawang Perkasa Scout Camp III: Tak Sekadar Berkemah, Pramuka Bengkalis Tanam Mangrove dan Asah Jiwa Kepemimpinan
    05 Gebyar Pajak di Bukit Batu, Dari Setoran Warga Kembali untuk Pembangunan
    06 Teguh Santosa : Wartawan Dituntut Tetap Waras
    07 Algo Sapiens, Ketika Algoritma Perlahan Menggeser Homo Sapiens
    08 JMSI Riau Buka Jalan Wartawan Naik Kelas, UKW Tiga Jenjang Digelar November
    09 Tongkat Komando Berganti, AKBP Eko Rubiyanto Resmi Pimpin Polres Bengkalis
    10 Rekrutmen 4 Tenaga Kerja di Pertamina Pakning Disorot, Dugaan Titipan dan Hubungan Keluarga Mencuat
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com