Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Meranti Jadi Model Utama Grand Design Sagu Nasional
Jumat, 05-06-2020 - 17:50:46 WIB |

TERKAIT:
   
 

MERANTI  (RIAUTEMPO.COM) - Pemerintah pusat melalui Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian menggesa penyusunan grand design pengembangan sagu nasional. Dalam grand design itu, Kabupaten Kepulauan Meranti akan menjadi model utama pola pengembangan sagu tanah air.
Demikian diungkapkan Kepala Bappeda Kabupaten Kepulauan Meranti Mamun Murod saat menjadi narasumber dalam rapat pembahasan grand design sagu yang digelar oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkebunan melalui video conference (vidcon), Kamis (4/6/2020). Murod juga menjadi salah satu tenaga ahli dalam penyusunan grand design tersebut.
Dalam rapat itu, selain Murod tampil pula narasumber Dr Antarjo Dikin (Sekretaris Ditjen Perkebunan), Prof HM Bintoro (Guru Besar IPB), Dr Dwi Asmono dari manajemen PT Sampoerna Agro, Ir Samuel Siriwa (Kadis Pertanian dan Pangan Provinsi Papua) dan Dr Hermanto (Kabag Perencanaan Wilayah Biro Perencanaan Kementerian Pertanian). Rapat ini sudah beberapa kali digelar dan salah satu sasarannya adalah meningkatkan ekspor sagu dan produk turunannya hingga tiga kali lipat.
"Grand design ini perlu disusun untuk memberikan arah pelaksanaan kebijakan pengelolaan sagu di Indonesia selama kurun waktu 2020-2030. Dengan begitu pengembangan sagu kita bisa berjalan secara efektif, efisien, terukur, konsisten, terintegrasi, melembaga dan berkelanjutan," ungkap Murod.
Meranti sendiri sudah melepas dua varietas sagu unggul. Selain itu hanya sagu Meranti yang komoditasnya diekspor ke luar negeri.
Murod memaparkan dalam grand design itu selain memuat pola pengembangan jangka panjang 2020-2030, juga akan menjadi pedoman dalam menyusun roadmap pengelolaan sagu jangka menengah 2020-2025. "Ini perlu terus kita dorong karena sagu sudah diakui sebagai komoditas pangan nasional," tambah dia.
Menurut Murod, ada empat permasalahan yang jadi titik fokus untuk dibenahi dan dikembangkan yakni; ketersediaan bahan baku, produksi, pemasaran dan infrastruktur. "Nanti juga akan fokus pada tiga wilayah yakni Meranti atau Riau, Papua dan Maluku," sebut Murod.
Diperkirakan masih ada beberapa sesi rapat lagi hingga akhirnya selesai disusun grand design sagu tersebut. Dengan grand design ini, pengelolaan sagu akan dilakukan secara nasional.(rls/kz)



 
Berita Lainnya :
  • Meranti Jadi Model Utama Grand Design Sagu Nasional
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dari Pinggir, Pramuka Bengkalis Tebar Pesan Damai ke Seluruh Dunia Lewat JOTA-JOTI 2026
    02 Rekrutmen Empat Tenaga Kontrak Pertamina Sungai Pakning Dibatalkan, Peluang Anak Tempatan Kembali Terbuka
    03 Tabrakan Maut di Jalan Sembada Pematang Duku, Penumpang Honda Beat Meregang Nyawa
    04 Pawang Perkasa Scout Camp III: Tak Sekadar Berkemah, Pramuka Bengkalis Tanam Mangrove dan Asah Jiwa Kepemimpinan
    05 Gebyar Pajak di Bukit Batu, Dari Setoran Warga Kembali untuk Pembangunan
    06 Teguh Santosa : Wartawan Dituntut Tetap Waras
    07 Algo Sapiens, Ketika Algoritma Perlahan Menggeser Homo Sapiens
    08 JMSI Riau Buka Jalan Wartawan Naik Kelas, UKW Tiga Jenjang Digelar November
    09 Tongkat Komando Berganti, AKBP Eko Rubiyanto Resmi Pimpin Polres Bengkalis
    10 Rekrutmen 4 Tenaga Kerja di Pertamina Pakning Disorot, Dugaan Titipan dan Hubungan Keluarga Mencuat
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com