Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Langka Lagi, Warga Pakning Rela Ngantri Berjam - jam untuk Mendapatkan Gas Elpiji 3 kg
Selasa, 04-02-2020 - 10:06:28 WIB |
Antrian warga Sungai Pakning di Pangkalam Elpiji 3kg Maju Jaya Desa Sungai Selari Kecamatan Bukit Batu, Selasa (4/2/2020) pagi.
TERKAIT:
   
 

SUNGAIPAKNING - Warga Sungai Pakning Kecamatan Bukit Batu Kabupaten Bengkalis harus rela mengantri berjam - jam untuk mendapatkan Gas Elpiji 3 kg. Pemandangan miris itu terlihat pada Selasa (4/2/2020) di Pangkalan Elpiji 3 kg Maju Jaya Jalan Sudirman Desa Sungai Selari.

Sedikitnya seratusan warga yang terdiri dari ibu - ibu maupun bapak - bapak terlihat berdesak desakan berbaris sambil membawa tabung gas elpiji kosong 3 kg, menunggu Pangkalan Elpiji Maju Jaya tersebut terbuka, karna pada pukul 07.00 WIB masih dalam keadaan tertutup.

"Kami sudah disini menunggu sejak Pukul 06.40 WIB tadi pak, berbaris sambil bawak kaleng LPJ 3 kg. Sebab setiap masuk gas LPJ kami harus cepat datang, kalau telambat alamat tak dapat keno serbu orang laen," ungkap Atah Kider salah seorang warga yang ikut mengantri dengan logat Melayunya.

Atah Kider heran, lantaran setiap gas elpiji 3 kg yang masuk dalam hitungan jam langsung habis, padahal pemerintah daerah dan Pertamina sudah berkali - kali mengatakan bahwa gas 3 kg tidak akan langka lagi.

"Pasti ada pendistribusiannya tidak beres, sebab kuota untuk wilayah Sungai Pakning ini selalu saja kurang. Kita berharap Pemerintah Daerah tegas untuk menindak pangkalan yang nakal atau oknum masyarakat yang bermain menimbun gas elpiji 3 kg ini," tutur Rozi seorang Ibu rumah tangga yang juga ikut mengantri.

Sementara itu pemilik Pangkalan Gas Elpiji 3 kg Maju Jaya ketika hendak dikonfirmasi ke nomor telpon yang tertera di plank depan kantornya, belum bisa dihubungi.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagprin) Kabupaten Bengkalis melalui Kepala UPT Perlindungan Konsumen Kecamatan Bukit Batu Amrullah dikonfirmasi menegaskan bahwa gas Elpiji 3 kg sebenarnya tidak langka, tapi pengaturan distribusinya yang belum diatur dengan baik, oleh agen maupun pangkalan.

"Dari data kami dilapangan mengindikasikan bahwa penyaluran gas elpiji dari agen ke Pangkalan selalu saja tidak serentak. Sehingga ketika satu pangkalan yang masuk, langsung diserbu. Ini menyebabkan kuota di masing - masing wilayah menjadi terganggu," kata Amrullah.

Lebih lanjut dikatakannya selain jadwal masuk gas yang tidak serentak ke Pangkalan, pengaturan untuk penerima gas elpiji 3 kg juga belum didata dengan baik oleh pangkalan.

"Kita mengimbau kepada masing - masing Pangkalan gas elpiji untuk mendata dengan baik konsumen gas elpiji 3 kg di wilayahnya masing - masing. Utamakan keluarga yang kurang mampu, dan hindari konsumen yang membeli lebih dari satu tabung, atau jangan sampai ada yang menimbum," pesan Amrullah.

Editor : Erwin Riau El Malay


 
Berita Lainnya :
  • Langka Lagi, Warga Pakning Rela Ngantri Berjam - jam untuk Mendapatkan Gas Elpiji 3 kg
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dunny Duvira Harapkan Ranting PGRI 4 Bukit Batu Jadi Motor Kemajuan Pendidikan
    02 Pelabuhan Batu Panjang Diproyeksikan Jadi Gerbang Baru Transportasi Laut Pulau Rupat
    03 Dari Laporan Warga ke Penangkapan, Sembilan Paket Sabu Digagalkan Polsek Siak Kecil
    04 Dari Duri untuk Bengkalis: Musancab PDIP Perkuat Barisan, Kawal Pembangunan Daerah
    05 Tiga Paket Sabu dan Sebuah Pengungkapan di Rawa Panjang
    06 PGRI Bukit Batu Kukuhkan Pengurus Baru, Siap Perkuat Solidaritas dan Majukan Pendidikan
    07 Teror Api di Batang Duku Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka Pembakaran Rumah yang Tewaskan Pasutri Lansia
    08 Semangat Berkurban dan Kebersamaan, IKMR Bukit Batu Sembelih Hewan Kurban untuk Warga
    09 Teror Kebakaran Hantui Warga Batang Duku, Lima Rumah Ludes dalam Dua Bulan dan Telan Korban Jiwa
    10 Polsek Bukit Batu Tinjau Penanaman Nenas di Desa Tanjung Leban, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com