Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Viral! Wartawan Diduga Terima Uang Korupsi, Ketua JMSI Riau Desak KPK Transparan
Rabu, 04-12-2024 - 20:22:04 WIB |
Ketua JMSI Riau H.Dheni Kurnia
TERKAIT:
   
 

Pekanbaru,Riauline.com – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Pekanbaru menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian tertuju pada dugaan aliran dana sebesar Rp20 juta kepada seorang wartawan. Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Riau, H. Dheni Kurnia, mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengungkap identitas wartawan yang diduga menerima uang tersebut.

Menurut Dheni, tudingan ini mencemarkan nama baik profesi wartawan yang selama ini berjuang menjaga integritas jurnalistik. “Kasus ini telah menimbulkan stigma negatif terhadap profesi wartawan. Kami hidup dari kerja keras, bukan dari uang hasil korupsi. KPK harus menjelaskan siapa wartawan yang dimaksud agar tidak ada generalisasi,” tegas Dheni, Rabu (4/12/2024).

Ia menambahkan, jika identitas tidak segera diungkap, seluruh wartawan di Indonesia akan menanggung beban moral akibat tudingan tersebut. “Kami mencari nafkah dengan pena, bukan uang haram. Jangan sampai tuduhan ini membuat masyarakat menganggap semua wartawan seperti itu. Ini merugikan kami yang bekerja dengan jujur,” ujarnya.

Kasus ini mencuat setelah KPK menangkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pekanbaru, Indra Pomi Nasution (IPN), dalam OTT yang digelar Senin (2/12). Dari operasi tersebut, KPK menemukan uang tunai senilai Rp830 juta. Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menyatakan dana tersebut berasal dari Kabag Umum Pemkot Pekanbaru, Novin Karmila (NK), dengan sebagian dialirkan ke beberapa pihak, termasuk Rp20 juta kepada seorang wartawan.

Selain IPN dan NK, KPK menetapkan Pj Wali Kota Pekanbaru, Risnandar Mahiwa, serta Kadishub Kota Pekanbaru, Yuliarso (YL), sebagai tersangka dalam kasus penganggaran di Pemkot Pekanbaru. Dugaan aliran dana ke wartawan ini menjadi salah satu fokus perhatian publik karena mencoreng citra profesi jurnalistik.

Pernyataan KPK tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak, terutama dari kalangan jurnalis. Dheni Kurnia meminta KPK untuk menyebutkan nama wartawan atau media yang diduga terlibat. “Kami tidak ingin profesi ini dicap buruk karena ulah oknum. Jika memang ada yang terlibat, sebutkan namanya. Transparansi sangat penting,” kata Dheni.

Selain itu, Dheni menilai kasus ini menjadi momentum penting bagi KPK untuk menunjukkan komitmen memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Ia berharap penyelesaian kasus ini dilakukan secara transparan agar kepercayaan publik terhadap profesi wartawan tidak terganggu.

Kasus ini kembali menyoroti tantangan besar yang dihadapi profesi wartawan di Indonesia, terutama dalam menjaga independensi di tengah berbagai tekanan. Masyarakat kini menantikan langkah tegas dari KPK untuk mengungkap kebenaran di balik kasus ini, sembari berharap dunia jurnalistik tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga suara kebenaran dan keadilan.




 
Berita Lainnya :
  • Viral! Wartawan Diduga Terima Uang Korupsi, Ketua JMSI Riau Desak KPK Transparan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dari Pinggir, Pramuka Bengkalis Tebar Pesan Damai ke Seluruh Dunia Lewat JOTA-JOTI 2026
    02 Rekrutmen Empat Tenaga Kontrak Pertamina Sungai Pakning Dibatalkan, Peluang Anak Tempatan Kembali Terbuka
    03 Tabrakan Maut di Jalan Sembada Pematang Duku, Penumpang Honda Beat Meregang Nyawa
    04 Pawang Perkasa Scout Camp III: Tak Sekadar Berkemah, Pramuka Bengkalis Tanam Mangrove dan Asah Jiwa Kepemimpinan
    05 Gebyar Pajak di Bukit Batu, Dari Setoran Warga Kembali untuk Pembangunan
    06 Teguh Santosa : Wartawan Dituntut Tetap Waras
    07 Algo Sapiens, Ketika Algoritma Perlahan Menggeser Homo Sapiens
    08 JMSI Riau Buka Jalan Wartawan Naik Kelas, UKW Tiga Jenjang Digelar November
    09 Tongkat Komando Berganti, AKBP Eko Rubiyanto Resmi Pimpin Polres Bengkalis
    10 Rekrutmen 4 Tenaga Kerja di Pertamina Pakning Disorot, Dugaan Titipan dan Hubungan Keluarga Mencuat
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com