Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Lecehkan Lambang Negara, Pegawai PKS SAS Muara Basung Ditetapkan Sebagai Tersangka
Sabtu, 12-08-2023 - 21:21:18 WIB |
Ribert Herry Son akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pelecehan terhadap lambang negara
TERKAIT:
   
 

Bengkalis,Riauline.com -Wakil Kepala (Waka) Tata Usaha (TU)  Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PT. Sawit Agung Sejahtera (SAS) Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Robert Herry Son (22), akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan pelecehan terhadap lambang negara.

"Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/143/VIII/2023/ SPKT/RIAU/BKS/SEK-PGR, tanggal 10 Agustus 2023, Robert kita tetapkan sebagai tersangka dan melanggar pasal 66 Undang-Undang Negara Republik Indonesia No.24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, Dan Lambang Negara Serta Lagu Kebangsaan," ujar Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Firman Fadhilah, Sabtu (11/8).

Dikatakan Kasat, kejadian tersebut pada Kamis 10 Agustus 2023 sekira pukul 09.30 wib, saat itu salah seorang saksi karyawan PKS PT SAS melihat bahwa ada seekor anjing dilehernya dililitkan bendera merah putih dan kemudian mencari siapa yang memasangkan bendera tersebut.

"Saat itu saksi bertemu dengan tersangka dan ia mengakui yang memasang bendera di leher anjing tersebut pada  Rabu tanggal 09 Agustus tahun 2023 sekira pukul 17.30 wib, yang bertempat di depan kantor Pabrik PKS PT. SAS dan berdalih memasang bendera Merah Putih keleher anjing  adalah hiasan untuk merayakan HUT RI, dan negara ini  demokrasi, biar sajalah anjing itu merdeka," ujarnya.

Atas kejadian tersebut, karyawan bersama Saksi-saksi merasa tidak senang dan selanjutnya  melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Pinggir guna proses lebih lanjut.

"Jumat 11 Agustus 2023 sekira pukul 13.40 Wib tersangka menyerahkan diri dan diperiksa, hasil gelar perkara tersangka akhirnya kita tahan," ungkap Kasat.

Ditambahkannya, barang bukti yang diamankan satu Bendera merah putih ukuran kecil, satu)flasdish berisi video rekaman di leher hewan anjing yang di pasang bendera merah putih.

Diberitakan sebelumnya, Seorang staf Pabrik Kelapa Sawit (PKS)
PT Sawit Agung Sejahtera (SAS) Desa Muara Basung, Kecamatan Pinggir Kabupaten Bengkalis Robert Herry Son,
diduga melakukan pelecehan terhadap simbol negara, pelecehan tersebut viral terjadi melalui rekaman video berdurasi kurang dari 1 menit beredar luas di media Sosial, dimana seekor anjing dikalungi bendera merah putih dihalaman kantor PKS oleh pelaku, Kamis (10/8).

Dalam rekaman video itu, terdengar suara salah seorang dengan nada marah dan mengatakan "Dianggap sepele, masak anjing dipasangi bendera", sembari mengalihkan kamera kewajah pelaku yang terlihat sebagai warga keturunan.



 
Berita Lainnya :
  • Lecehkan Lambang Negara, Pegawai PKS SAS Muara Basung Ditetapkan Sebagai Tersangka
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Dunny Duvira Harapkan Ranting PGRI 4 Bukit Batu Jadi Motor Kemajuan Pendidikan
    02 Pelabuhan Batu Panjang Diproyeksikan Jadi Gerbang Baru Transportasi Laut Pulau Rupat
    03 Dari Laporan Warga ke Penangkapan, Sembilan Paket Sabu Digagalkan Polsek Siak Kecil
    04 Dari Duri untuk Bengkalis: Musancab PDIP Perkuat Barisan, Kawal Pembangunan Daerah
    05 Tiga Paket Sabu dan Sebuah Pengungkapan di Rawa Panjang
    06 PGRI Bukit Batu Kukuhkan Pengurus Baru, Siap Perkuat Solidaritas dan Majukan Pendidikan
    07 Teror Api di Batang Duku Terungkap, Polisi Tetapkan Tersangka Pembakaran Rumah yang Tewaskan Pasutri Lansia
    08 Semangat Berkurban dan Kebersamaan, IKMR Bukit Batu Sembelih Hewan Kurban untuk Warga
    09 Teror Kebakaran Hantui Warga Batang Duku, Lima Rumah Ludes dalam Dua Bulan dan Telan Korban Jiwa
    10 Polsek Bukit Batu Tinjau Penanaman Nenas di Desa Tanjung Leban, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com