Home | Nasional | Internasional | Daerah | Politik | Hukrim | Ekonomi | Sport | SerbaSerbi | Tekno | Lifestyle
 
Agar Karhutla Tidak Meluas, Kiyai Ansori: Insya Allah Bisa Kita Atasi Bersama
Kamis, 25-02-2021 - 22:25:58 WIB |

Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Dumai Kiyai Ansori.

TERKAIT:
   
 

PekanbaruRiauline.com - Musim kemarau mulai melanda beberapa daerah di Tanah Air, termasuk Provinsi Riau. 


Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pun mulai mengancam. Bahkan beberapa titik api juga sudah terpantau satelit ada di Riau.


Agar karhutla tidak meluas seperti beberapa tahun lalu, perlu gerakan antisipasi sejak awal. Tidak cukup oleh satu instansi saja, tapi semua harus peduli dengan ancaman bencana ini yang akan menimbulkan kabut asap. 


Seperti tahun lalu, Riau mendapat pujian karena bisa mengatasi persoalan karhutla dengan cepat. Kabut asap yang biasanya membuat sengsara rakyat berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan bisa teratasi dengan cepat. Itu berkat antisipasi sejak awal.


Tahun ini jangan sampai karhutla dan kabut asap kembali melanda. Langkah antisipasi tetap menjadi kunci pencegahan. 


Seperti yang dilakukan Polda Riau. Lewat aplikasi Dasbor Lancang Kuning (DLK) yang digagas oleh Kapolda Riau Irjen Pol Agung Imam Setya Effendi.


Polda telah melakukan deteksi dini karhutla di negeri ini, terutama di kawasan Dumai yang sempat muncul titik api. Aplikasi tersebut telah terbukti sukses mengatasi karhutla di Riau pada 2020 lalu.


Langkah Polda disambut baik oleh seluruh elemen masyarakat di Riau. Antara lain tokoh masyarakat, pemuka agama dan pengusaha yang sangat mendukung langkah Polda Riau dalam penanganan karhutla. 


Itu tidak lepas dari kebijakan yang diterapkan dengan melibatkan langsung elemen masyarakat untuk sama-sama menjaga alam Riau agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan.


Ketua Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Dumai Kiai Ansori mengaku sangat mendukung apa yang dilakukan Polda Riau untuk mencegah karhutla, khususnya di Dumai. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, warga merasa terpanggil dan ikut bertanggung jawab untuk mencegah karhutla. 


‘’Dengan bersatu, insya Allah karhutla bisa kita atasi bersama,’’ ujar Kiai Ansori kepada media, Rabu (24/02/2021).


Ketua Banser Dumai Sutriono menyampaikan pendapat yang sama. Menurutnya, langkah antisipasi yang didorong oleh Polda Riau harus didukung oleh semua pihak. Sebab upaya pencegahan karhutla hanya akan berhasil apabila semua bersatu.


Dukungan juga datang dari Laskar Hulubalang Melayu Riau Kota Dumai. Lewat Panglima Gedang H Awaludin, mereka menyatakan siap turun ke masyarakat untuk menyosialisasikan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan dan hutan.


‘’Kami di Dumai menyatakan mendukung apa yang dilakukan oleh Polda Riau untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya di Dumai ini,’’ kata Ketua Pemuda Pancasila Dumai Abdul Qadir.


Sekretaris NU Kecamatan Bukit Kapur, Dumai Miftah mengakui Dumai merupakan kawasan yang rawan terjadi karhutla. Lahan gambut yang banyak dijadikan lahan pertanian oleh masyarakat sangat rentan terbakar. Sebab itu perlu komitmen semua masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran dan menjaga agar tidak muncul karhutla. 


Pernyataan itu didukung oleh tokoh masyarakat Bukit Kapur lainnya seperti tokoh agama H Marwan, tokoh masyarakat Ismun.


Paguyuban juga ikut bersuara dan memberi dukungan. Ketua Masyarakat Batak Kota Dumai Luhut Harianja menyatakan siap membantu Polda dalam penanganan karhutla, khususnya di Dumai. Minimal ikut menyadarkan masyarakat agar tidak membakar lahan. Apalagi di musim kemarau seperti sekarang. 


Tokoh agama tidak mau tinggal diam. Ketua Badan Kerjasama Gereja Dumai Pdt Morris Yosafat akan ikut berperan dalam pencegahan karhutla. Bahkan akan menyampaikan pesan agar tidak membakar lahan dan hutan kepada jamaatnya.


‘’Karhutla tidak bisa diatasi oleh satu orang, tapi harus bersama-sama. Kalau ini dilakukan, mudah-mudahan bencana kabut asap yang terjadi beberapa tahun lalu tidak terulang lagi,’’ timpal Humas PT WILMAR NABATI Kota Dumai Marwan.(*)




 
Berita Lainnya :
  • Agar Karhutla Tidak Meluas, Kiyai Ansori: Insya Allah Bisa Kita Atasi Bersama
  •  
    Komentar Anda :

     
     
    Indeks Berita  
    01 Pupuk Bersubsidi Dikorupsi, Enam Penyuluh Pertanian di Pelalawan Masuk Tahanan, Negara Rugi Rp34 Miliar
    02 Pagi Sunyi di Jalan Dewi Sartika Mandau, Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Rumahnya
    03 Belajar Rendah Hati Melayani Negeri, Pesan Afni Zulkifli untuk ASN Siak
    04 Dua Saudari, Satu Jalan Terakhir: Tragedi di Lintas Bangkinang–Pekanbaru
    05 OTT DJP Diguncang KPK: Negara Tegas Bersih-Bersih Pajak, Layanan Publik Tetap Jalan
    06 SpektrumID.com Resmi Mengudara dari Kantor Baru, Menegaskan Arah Baru Media Digital Riau
    07 ABK KM Makmur Jaya 89 Ditemukan Tewas di Perairan Muntai, Operasi SAR Diwarnai Cuaca Buruk dan Kapal Basarnas Kehabisan BBM
    08 Kembali ke Tanah Kelahiran, AKP Tony Armando Emban Amanah Kapolsek Rupat Utara
    09 Kapal Basarnas Kehabisan BBM Saat Operasi SAR, TNI AL Bengkalis Bersama Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Dramatis
    10 KMP Sereia Domar Tiba di Bengkalis, Asa Baru Pelayanan Penyeberangan Roro
     
     
    Galeri Foto | Advertorial | Indeks Berita
    Redaksi | Disclaimer | Pedoman Media Siber | Tentang Kami | Info Iklan
    © 2019 - Riauline.com